Iklan

Menjadi Badut di Rumah Sendiri

narran
Rabu, 19 Maret 2025 | Maret 19, 2025 WIB Last Updated 2025-03-19T12:17:53Z

 

Menjadi Badut di Rumah Sendiri
Foto: Unsplash/Eyasu Etsub

NARRAN.ID, SASTRA — Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan, tapi memang begitu keadaannya. Saya bukan orang yang pandai merangkai kata, tapi ini ungkapan sayang saya kepada mereka yang mau berbagi.

Jika "berbagi" harus dipublikasi secara online demi pertanggung jawaban donatur saya tidak keberatan, alangkah bijaksana tidak menjual keseruan semata atas penderitaan mereka untuk dijadikan konten. Bahkan, viewers pasti tinggi dengan drama yang kalian sajikan ditambah Empati kita pasti tersentuh jika melihat mereka yang menderita dengan sakit yang mungkin double (fisik dan mental). 

Saya meyakinin netizen ada pro dan kontra tentang drama tersebut di antaranya, "Antara dirawat atau tidaknya?" Atau "Emang, kalo di penampungan dibiarin begitu saja?"  bahkan "tempatnya kumuh dan tidak terawat" Mungkin ini overthinking saya, tapi apakah kalian tau yang lebih menderita di balik itu semua adalah pendamping mereka apalagi sampai viral. Apakah kalian pernah mengapresi pendamping dengan sebuah konten? 

Pendamping adalah sebutan bagi yang mengurus mereka, apakah kalian tau akibatnya jika itu terjadi? Pendamping pasti "sudah jatuh tertimpa tangga". Ungkapan itu yang pasti mereka rasakan. 

Saya tekankan sekali lagi, ini adalah ungkapan sayang saya kepada kalian yang ingin berbagi, karena saya sangat sayang dengan Indonesia beserta penghuninya.


Penulis:
Abdul Rahman (Bekasi)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menjadi Badut di Rumah Sendiri

Trending Now